Connect with us

Visi Misi Oded-Yana: Kota Bandung yang Unggul, Nyaman, Sejahtera dan Agamis

Published

on

Visi Misi Oded-Yana: Kota Bandung yang Unggul, Nyaman, Sejahtera dan Agamis

Visi Misi Oded-Yana: Kota Bandung yang Unggul, Nyaman, Sejahtera dan Agamis


Oded M Danial:

Bapak dan ibu yang saya hormati, saya muliakan, kota Bandung adalah sebuah kota merupakan rumah kita bersama, dengan potensinya tentu yang sangat luar biasa besar.

Kami pasangan nomor 3, Oded dan Yana hadir dengan visi terwujudnya kota Bandung yang unggul, nyaman, sejahtera dan agamis.

Unggul berarti  menjadikan kota Bandung sebagai kota yang penuh prestasi dengan fokus pada peningkatan kualitas sdm yang berdaya saing tinggi.

Nyaman berarti menjadikan kota dan seluruh fasilitas publiknya mudah diakses oleh semua kalangan termasuk oleh kalangan disabilitas dan lansia

Sejahtera, tergambar dari tersedianya lapangan pekerjaan, tumbuhnya iklim wirausaha sehingga setiap warga diharapkan dapat bekerja tentunya dan berpenghasilan memenuhi kebutuhan hidupnya

Adapun agamis berarti kita semua sebagai warga kota Bandung, wajib memuliakan agama, tidak boleh menafikkan peran agama, serta menjadikan rumah ibadah sebagai basis pembangunan moral spiritual bagi para seluruh warga kotanya.

 

Yana Mulyana:

Bandung kini sudah berubah, dia telah bertransformasi dari kota kecil menjadi metropolitan.

Inilah Bandung kota yang sangat kita cintai, saat ini populasi kota bandung mencapai hampir 2.5 juta jiwa dengan  luas 16700 hektar, besarnya jumlah penduduk  dan sedikitnya ruang tentu menimbulkan permasalahan yang menunggu untuk ditangani, kemacetan, banjir, dan kemiskinan merupakan PR yang harus kita selesaikan bersama

Kedepan mari bersama sama  kita bangun Bandung menjadi kota yang hangat dan bersahabat, bukan hanya pada si kaya tapi juga pada kaum miskin

Visi

Mewujudkan Kota Bandung yang unggul, nyaman, sejahtera dan agamis.

Misi

  1. Membangun masyarakat yang humanis, agamis, berkualitas dan berdaya saing.
  2. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, bersih dan melayani.
  3. Membangun perekonomian yang mandiri, kokoh dan berkeadilan.
  4. Mewujudkan Bandung nyaman melalui perencanaan tata ruang, pembangunan infrastruktur serta pengendalian pemanfaatan ruang yang berkualitas dan berwawasan lingkungan.
  5. Mengembangkan pembiayaan kota yang partisipatif, kolaboratif dan terintegrasi.

Catatan Redaksi:

  • Kemacetan dan Banjir sudah menjadi masalah Kota bandung sejak periode-periode walikota sebelumnya, dan ini terus bertambah seiring kota bandung menjadi tujuan wisata dari luar bandung, di sisi lain perekonomian terbantu dari sisi pariwisata, tapi di sisi lain kemacetan tidak terhindarkan karena volume kendaraan dari luar kota yang besar masuk ke bandung, sementara pembangunan infrastruktur jalan raya (pelebaran akses jalan, dan penambahan ruas jalan) berjalan lambat. Kami berharap Light Rail Transport Bandung segera di operasikan pada titik titik vital rawan kemacetan, atau lebih baik lagi kalau bisa dibangun MRT seperti di Singapura.
  • Sepengetahuan Kami, Faktor kemiskinan salah satunya disebabkan karena kota Bandung menjadi magnet ekonomi bagi daerah sekitarnya yang perekonomiannya timpang, ketika arus urbanisasi masuk, dan penduduk yang migrasi ke bandung tinggal selama 6 bulan di kota bandung, mereka memiliki profesi yang sangat heterogen dan rentang penghasilan yang sangat beragam, kemudian mereka warga luar kota bandung yang masuk ke bandung dan tinggal lebih dari 6 bulan ini menjadi objek statistik yang menyebabkan gini ratio kota bandung turun-naik tidak stabil.
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *