Connect with us

Perusakan Lingkungan di Jawa Barat

Published

on

Debat Pilgub Jabar tentang Perusakan Lingkungan di Jawa Barat

Perusakan Lingkungan di Jawa Barat

MODERATOR:
Baik kita mulai pertanyaan dari pasangan calon nomor urut 4


Dedi Mulyadi:
Pembangunan yang memilik basic terhadap kearifan lingkungan sangat berat hubungannya dengan lingkungan di Jawa Barat, hari ini di wilayah Selatan terjadi penebangan, kemudian secara terus menerus dan berkesinambungan, yang berdampak pada seringkali terjadi bencana juga di wilayah tengah.

Pertanyaan saya adalah: apa yang bisa dilakukan menghadapi orang orang yang memiliki akses politik, akses ekonomi dalam melakukan perusakan terhadap lingkungan di Jawa Barat ?.


Tubagus Hasanudin:
Baik, terimakasih, bahwa kasus itu tidak bisa lepas dari bagaimana seorang leader menegakkan aturan.

Yang kedua itu kesadaran dari kita semua, kesadaran dari masyarakat, andaikan leader itu berani, dan orang yang berani itu harus baik dan benar.

Tidak ada pemimpin yang berani kalau dia sendiri tidak benar dan tidak baik, itu syarat seorang pemimpin itu berani.

Yang kedua harus ada sosialisasi tentang aturan perundang-undangan, jadi rakyat atau siapapun yang melakukan hal hal diluar ketentuan, dia harus kita sadarkan, tapi kalau tidak, maka seorang pemimpin harus dengan tegas menyatakan bahwa itu adalah sebuah kesalahan dan dapat diberi sangsi, terimakasih


Moderator:
1 menit pak deddy, untuk menanggapi.


Dedi Mulyadi:

Problemnya tidak cukup di leader,

Karena persoalan kerusakan lingkungan berhubungan dengan ekonomi di lingkungannya sendiri.

Seringkali masyarakat sekitar hanya dikasih tandatangan, kemudian diberi seratus ribu, dua ratus ribu menyepakati.

Ada aspek ekonomi regulasi di lingkungannya yang membuat mereka tidak berdaya sehingga harus mau menerima kompensasi yang diberikan orang yang merusak lingkungan.

Sehingga menurut saya leader tidak cukup dalam menyelesaikan problem ini, karena apa? Karena ada faktor aspek ekonomi kemiskinan yang terjadi pada wilayah gunung, wilayah pesisir, sehingga gunung diambil pohonnya, diambil batunya dan pesisir diambil pasirnya.

Problem ini lah yang harus cepat diselesaikan, karena apa? Bujuk rayu para pembalak, bujuk rayu para penambang, bujuk rayu orang orang yang memiliki kepentingan perusakan lingkungan, akan sebenarnya kalah oleh ketahanan ekonomi dan sosial budaya masyarakat, terimakasih.


Moderator:
30 Detik untuk menanggapi.


Anton Charliyan:

Terimakasih, Memang untuk menghadapi para pembalak itu ada dua, preemptif, preventif, dan penegakan hukum.

Makanya disini kita harus tindak tegas, biar dia bisa di tangkap, bisa di hukum.

Dan yang kedua, tentu saja pemberdayaan daripada para petani tersebut, agar para petani tersebut bisa mandiri, dengan cara apa? Dengan cara agar mereka menjadi tuan di rumah sendiri kemudian kita menjamin harga {sudah selesai ?} terimakasih, pemberdayaan para petani, hatur nuhun..

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *