Connect with us

street food

Bakmi Rajim Jl. Pasir Kaliki

Published

on

Bakmi Rajim, Jl. Pasir Kaliki Bandung. Malam ini kami menginap di hotel hilton bandung untuk sebuah acara, karena perut terasa lapar kami memutuskan jalan-jalan ke depan untuk mencari makanan kaki lima, rekan kami mengajak mampir ke bakmi kesukaannya, namanya bakmi rajim.




Bakmi rajim ini tepat berapa di seberang restoran little india atau patokan termudah mungkin ada di hampir seberang hotel zodiac pasir kaliki. Kami pun memilih menu makanannya, di menu tidak tertulis harga, hanya daftar menu.

menu bakmi rajim bandung

akhirnya kami memesan 1 mangkok yamin manis baso ukuran 1 porsi dan 2  mangkok yamin manis baso ukuran 1/2 porsi, tidak begitu lama pesanan kami datang, sembari menunggu pesanan ada seseorang datang menawarkan mau minum apa, pilihannya ada teh botol dingin dan teh gelas hangat, dan kami pun memesan 3 teh botol.

mie rajim pasirkaliki bandung

akhirnya pesanan yamin manis baso kami pun datang, bau nya cukup menggoda, yamin manis yang di selimuti oleh suwiran ayam dan daun bawang, mungkin ada diantara pembaca yang tidak suka daun bawang, bisa memesan nya di awal untuk tidak memasukkan daun bawang. untuk porsinya yang satu porsi penuh saya rasa cukup memadai banyaknya, cukup membuat perut gembul ini kenyang :).

mie rajim pasirkaliki

dan kami pun mencicipi yamin manis bakmi rajim ini, rasanya  memang enak, rasa manisnya pas dan tidak berlebihan. Untuk rasa basonya kami rasa cukup enak, dan rasanya tidak mengandung formalin karena terasa kurang kenyal, mirip seperti baso rumahan. menurut kami kategori yamin manis bakmie rajim ini sangat enak untuk ukuran streetfood.

adapun hal yang agak mengganggu suasana disini adalah jumlah pengamen yang lalu lalang mampir terhitung cukup banyak dan terasa mengganggu kenikmatan makan, apalagi mereka yg agak memaksa untuk minta diberi uang.

pada akhirnya tibalah saat membayar, ketika ditanya pada awalnya pedagangnya berkata total semuanya Rp. 105.000,- WOW, cukup kaget juga kami mendengarnya, angka yang fantastis untuk makanan pinggir jalan, tapi rekan kami yang sudah biasa membeli disini berkata, kemaren makan berempat 100rb-an, akhirnya pedagangnya menghitung lagi dan mengatakan jumlahnya total Rp. 98.000,- 🙂

yah, silakan nilai sendiri, walaupun enak tapi rasanya untuk kami kembali ke sini agak enggan.

disclaimer: Semua review yang kami buat disini dibuat sesuai dengan pengalaman belanja kami tanpa ada afiliasi dengan pihak terkait.

 

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *