Connect with us

PEMKAB Bandung Barat Tambah Pembangunan Taman

Published

on

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat menambah pembangunan taman di sekitar Gedung Sekretariat Daerah, di Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Ngamprah. Pembangunan taman itu ditujukan untuk mempercantik gedung yang jadi kantor Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah Bandung Barat.

kabupaten bandung barat

kabupaten bandung barat

Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Bandung Barat, Anugrah menuturkan, pembangunan taman di sekitar Gedung Setda dilakukan secara bertahap sejak beberapa tahun lalu. Setelah di halaman depan dan belakang, pembangunan taman kini dilakukan di samping kanan.

“Pembangunan taman itu sudah dilakukan sejak Agustus 2015, dengan masa pengerjaan selama dua bulan. Nilai pembangunan taman yang sekarang sekitar Rp 350 juta. Ditargetkan akhir Oktober sudah beres,” kata Anugrah di kantornya, Selasa (15/9/2015).

Menurut dia, anggaran pembangunan taman di sekitar Gedung Setda pada tahun ini lebih besar dibandingkan tahun lalu, yang berjumlah sekitar Rp 200 juta. Pada tahun depan, pembangunan taman di Gedung Setda akan kembali dilakukan.

“Di situ masih akan dibangun taman lagi, jadi bertahap, tidak sekaligus. Di Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat pun rencananya akan dibangun taman atau ruang terbuka hijau seluas sekitar lima hektare, yang ditanami oleh tanaman-tanaman keras,” ucapnya.

kabupaten bandung barat

kabupaten bandung barat

Kendati demikan, Anugrah tidak menyebutkan secara pasti kapan pembangunan ruang terbuka hijau itu bakal dilakukan. Menurut dia, Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat tengah difokuskan untuk pembangunan infrastruktur.

“Jadi sekarang ini diprioritaskan untuk infrastrukturnya dulu. Setelah dibangun jalan, trotoar, saluran drainase, maupun penerangan jalan umum, baru dibangun RTH. Jadi, di Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat nanti akan ada semacam hutan kota,” sebutnya.

Terkait dengan biaya pemeliharaan taman, Anugrah menyatakan bahwa pada musim kemarau ini anggaran yang dikeluarkan DCKTR mesti lebih besar. Pasalnya, penyediaan air jadi lebih banyak.

“Beban biaya kami jadi lebih banyak, karena dalam sehari itu bisa dilakukan 2-3 kali penyiraman. Khusus untuk biaya pemeliharaan di Kompleks Perkantoran, saya harus mengeceknya dulu,” katanya.

Menurut dia, DCKTR menganggarkan biaya pemeliharaan taman secara menyeluruh, termasuk di taman di Lembang, Cililin, dan di daerah-daerah perbatasan. “Kalau tidak salah, totalnya anggaran pemeliharaan taman itu Rp 600-700 juta,” ujaarnya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *